Membentuk Tim Cheerleader yang Baik

Membentuk sebuah tim cheerleaders baru adalah jauh lebih susahdibandingkan bergabung dengan tim yang sudah lebih dahuluterbentuk. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pada saatmembentuk suatu tim cheerleaders baru. Hal-hal ini juga patutdiperhatikan oleh tim cheerleaders yang sudah terbetuk, gunamelengkapi keberadaan tim mereka.

1. Tujuan Tim. Apakah cheerleaders untuk sekolah, untuk tampil di lomba, atau untuk tampil di pentas-pentas saja?

2. Mencari anggota tim. Jika terlalu banyak yang mendaftarkan diri,ada baiknya diadakan tryout / seleksi, agar anggota yang terpilihbenar-benar yang mempunyai kemampuan yang dapat diandalkan.

3. Memilih Warna. Ada baiknya warna khas tim tidaklah lebih dari 2 (dua) warna (tidak termasuk hitam dan putih, jadi misalkan biru,merah, dan putih). Lebih dari dua warna akan menimbulkan kesan “berantakan” (messy).

4. Seragam dan Poms. Pilihlah model seragam yang disetujui oleh semua anggota tim, agar semua memiliki rasa nyaman dan percaya diri saat mengenakannya. Serta pilih bahan dan model dengan harga yang terjangkau oleh seluruh anggota.

5. Tempat Latihan. Tentukan tempat latihan yang rutin, sebisa mungkin dalam ruangan yang luas dan berlangit-langit tinggi. Usahakan lengkapi dengan fasilitas latihan seperti matras, gym mats, dan lainnya.

6. Latihan. Sebelum memulai latihan, adalah SANGAT penting untuk mengetahui tehnik-tehnik cheerleaders yang benar, apa yang harus dan apa yang jangan dilakukan (do’s and don’t’s), serta masalah keselamatan dalam latihan. Pilihlah pelatih yang memiliki kualifikasi di bidang cheerleaders. Adalah sangat penting untuk memperhatikan keselamatan, dalam melakukan hal-hal yang tidak mudah seperti stunts atau tumbling. JANGAN PERNAH mencoba-coba melakukan sebuah stunts jika anda belum mengetahui bagaimana melakukannya dengan benar. Setiap stunts sebenarnya sangatlah aman, hanya jika dilakukan dengan teknik yang benar.

7. Belajar dengan melihat. Sebelum memulai latihan, sebaiknya saksikanlah kompetisi cheerleaders, atau penampilan tim cheerleaders, agar para anggota tim mempunyai bayangan apa yang nanti akan mereka lakukan.

8. Bekerja Sama dengan Tim Lain. Jalinlah suatu kerjasama, persahabatan dan dukungan dengan tim lain di sekitar anda. Rencanakanlah setiap kunjungan ke training clinics (jika ada), kompetisi-kompetisi cheerleaders, dan kesempatan lainnya dimana anda bisa belajar. Tetapkanlah sebuah rencana jangka pendek maupun jangka panjang yang sesuai dengan budget yang tersedia.

9. Kompetisi. Sebisa mungkin ikutilah setiap perlombaan atau kompetisi, atau kesempatan lain dimana tim anda bisa tampil, untuk menambah pengalaman sebanyak-banyaknya.
?
10. Organisasi. Organisasi adalah sebuah hal yang sangat penting untuk diperhatikan untuk mengatur sebuah tim, dan memastikan segalanya berjalan dengan lancar. Buatlah hal-hal di bawah ini:

a. Jadwal: Buatlah sebuah rencana tertulis mengenai jadwal latihan, misalnya 15 menit untuk pemanasan dan latihan, 10 menit untuk latihan fisik, 20 menit untuk berlatih gerakan dance baru, dan seterusnya. Sediakanlah sebuah jam tangan dan selalu perhatikan agar tepat waktu.

b. Chekclist: Buatlah sebuah checklist, khususnya untuk semua perlengkapan yang akan anda bawa atau gunakan pada saat lomba. Persiapkanlah segala sesuatunya minimal sehari sebelum acara, termasuk persiapkan posisi kaset agar pas untuk diputar, persediaan baterai, minuman, dan sebagainya.

c. Catatan Anggota (Member’s Record): Buatalah satu set catatan untuk tiap anggota tim, masing-masing satu, yang berisi detil informasi tentang anggota, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, penyakit/cedera yang pernah dialami, dan sebagainya. Hal ini akan sangat dibutuhkan pada saat-saat tertentu.

d. Log Book (Buku Catatan Kecil): Catat segala hal detil pada sebuah catatan, jangan hanya mengandalkan pada ingatan anda, termasuk daftar hadir, jadwal lomba, prestasi yang diraih, dan tujuan yang ditetapkan.

e. Informasi: Susunlah informasi tim dalam sebuah flyers atau booklets, yang berisi peraturan dalam tim, standar keamanan/keselamatan, pedoman latihan, pedoman kebugaran tubuh dan kesehatan, formulir persetujuan orang tua, asuransi, dan sebagainya. Pastikanlah bahwa orang tua anggota tim telah mengetahui dan menyetujui keikutsertaan anaknya dalam tim, untuk mencegah protes/perselisihan yang mungkin terjadi nantinya.

f. Kalender: Buatlah sebuah kalender yang berisi semua tangal-tanggal penting, serta jadwal latihan dan perlombaan. Bagikanlah pada seluruh anggota tim agar mereka mengingatnya dengan baik.

g. Budget: Daftarlah semua pengeluaran dan pemasukan uang. Cegah semua pengeluaran yang tidak perlu, serta rencana untuk menambah dana yang tersedia.

h. Waktu : Gunakan waktu seefisien mungkin. Jangan mencoba untuk menyelesaikan sesuatu lebih dari yang anda mampu, serta selesaikan tiap tahap latihan hingga benar-benar selesai, jangan terputus di tengan jalan.

Use Facebook to Comment on this Post