Categorized | Hasil Kompetisi

Jakarta Cheerleading Championship 2012

JCC 2012
Untuk sedikit mengobati kekecewaan akibat ditiadakannya NCC tahun ini, maka ICC menyelenggarakan Jakarta Cheerleading Championship 2012 (JCC 2012), di STC Senayan pada tanggal 6 Mei 2012. Kendati dengan venue yang relatif lebih kecil dibanding NCC, tanpa hadiah uang tunai dan piala bergilir ketua Umum KONI Pusat seperti NCC, namun jCC2012 berlangsung dengan sangat meriah dan mendapat respon yang sangat besar dari Cheerleader di Jabodetabek, bahkan di Bandung dan Semarang.

Jakarta Cheerleading Championship 2012 ini diikuti oleh 3 tim SD, 13 tim SMP, 32 tim SMA, dan 3 tim Umum dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, hingga Cimahi, Bandung dan Semarang. Tidak ketinggalan pula kategori Group Stunt All-Girl yang diikuti 17 tim dan Mixed yang diikuti 4 tim.

JCC 2012
Kompetisi dimulai jam 10 pagi, dan penonton tidak kunjung berhenti memasuki Hall Basket STC Senayan hingga lomba berakhir sekitar pukul 6 sore. Tercatat lebih dari 1500 penonton yang datang di JCC 2012, belum termasuk sekitar 750 peserta. Kebayang ga betapa penuh dan ramenya JCC 2012! Juri untuk kompetisi kali ini adalah Ms. Ayako Kitano (Foundation of Japan Cheerleading Association), Ms. Ai Hasegawa (Foundation of Japan Cheerleading Association), Mr. Vincent Fok (Federation of Cheerleading Singapore), Mr. Oki Trihartomo (ICC President), dan Ms. Larasati (Member of Team Indonesia). Sekedar informasi, Ms.Ayako Kitano adalah “guru besar” dari sistem penjurian IFC, yang telah menjuri di lebih dari 20 negara di seluruh dunia, serta termasuk orang yang merancang dan mengkonsep rules dan regulation yang kita gunakan sekarang ini. Juri dari Singapura, Mr. Vincent Fok, adalah pelatih tim GUSTO (Singapore), yang merupakan juara bertahan kompetisi Nasional di Singapore.

JCC 2012

Kompetisi dimulai dengan kategori Cheerleading tingkat Sekolah Dasar (SD) yang baru pertama kalinya diadakan secara terbuka oleh ICC, yang diikuti oleh 3 tim, yakni 2 tim dari SD ANgkasa 10 Jakarta, dan tim CheerLittle dari SD Melong Mandiri, yang datang jauh-jauh dari Cimahi. Kategori ini cukup menarik, terutama bagi para orang tua cheerleader yang dengan antusias tidak berhenti bersorak sorai saat anak kesayangan mereka tampil di matras. Untuk kategori ini, maksimal pyramid yang boleh dilakukan sesuai dengan safety rule adalah 2 layer dan 2 high. Basket toss tidak diijinkan. ‘

JCC 2012

Walaupun kategori ini terkesan “main-main” karena pesertanya anak SD yang lucu-lucu, namun tujuannya sangatlah serius. Cheerleading penting untuk dibina dari usia sedini mungkin, dan tanpa adanya kompetisi untuk tingkat SD selama ini, maka Cheerleaders SD akan sulit berkembang, maka dari itulah kategori ini untuk pertama kalinya diadakan, dan akan terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya.Setelah ketiga tim tampil, hasil nilai dewan juri menobatkan tim RAJAWALI dari SD Angkasa 10 Jakarta sebagai juara pertama, dan CHEERLITTLE sebagai runner-up. Jika ada satu hal yang perlu diperbaiki untuk tim di kategori ini, adalah kurangnya keceriaan para Cheerleaders saat tampil. Sebagian besar masih terlihat tegang dan tidak menampilkan muka ceria, yang seharusnya menjadi modal pertama bagi setiap tim saat tampil. Mudah-mudahan kekurangan ini dapat diperbaiki lagi di masa-masa mendatang.

JCC 2012

Selanjutnya adalah kategori Cheerleading tingkat SMP, yang diikuti oleh 13 tim Cheerleader dari Jabodetabek, termasuk tim SWORDS yang datang jauh-jauh dari SMP 8 Salatiga, dengan tujuan untuk dapat beradu kemampuan dengan tim Jakarta, serta tentunya menempa ilmu dan pengalaman Cheerleading mereka.

JCC 2012

Dari kategori SMP, tim O TWO Sr (SMP 11 Jakarta) akhirnya berhasil keluar sebagai juara pertama. Kendati tidak banyak skill-skill sulit yang ditampilkan, namun O TWO menunjukkan penguasaan teknik yang sangat baik, serta tampil dengan sangat rapi, membuat mereka berhasil mengungguli juara bertahan tahun lalu, TIGERS, dari SMP 161 Jakarta. TIGERS sendiri sebenarnya tidak tampil buruk, dan hanya terpaut 6 poin dari O-TWO.Sebuah prestasi tersendiri ditorehkan oleh tim STORM dari SMP 1 Bekasi, yang kendati terhitung tim baru, namun berhasil keluar sebagai juara III di kategori ini. STORM sebenarnya tampil dengan skill yang relatih sederhana, namun sekali lagi, penguasaan teknik yang baik, serta tampil rapi dengan sangat sedikit deduction, membuat STORM berhasil mengungguli tim-tim lain di bawahnya.

JCC 2012

FROTOO FIVE (SMP 255 Jakarta) yang langganan 6 besar di kategori SMP, kembali menunjukkan tajinya dengan meraih peringkat 4. FROTOO FIVE barangkali memiliki teknik basket toss yang paling baik dibanding tim lainnya, hanya sayangnya terlihat kurangnya penguasaan beberapa teknik dasar, serta kurang rapi secara keseluruhan. Di posisi kelima adalah TWICS dari SMP 216 Jakarta, yang juga menorehkan sejarah tersendiri bagi mereka, karena ini adalah kali pertama dalam 5 tahun TWICS masuk dalam 6 besar kategori SMP, setelah tahun-tahun sebelumnya selalu berada di peringkat bawah. BAMBIES dari SMP 12 Jakarta, yang sebenarnya cukup diunggulkan, hanya berhasil meraih peringkat ke-6. BAMBIES tampak sangat rapi, ekspresi baik, dan teknik yang sangat baik di awal-awal penampilan, namun sayangnya setengah penampilan ke belakang mereka banyak kegagalan, sehingga nilai yang diraih pun tidak maksimal.

JCC 2012

Di kategori SMA, yang merupakan kategori paling bergengsi, ada 32 tim yang berpartisipasi, di antara lain tim GLITZ, ACS, dan TEAMOCHEEZ dari Bandung, dan CLOVERS dari SMA 7 Semarang.

JCC 2012

GAZELLES (SMA 82 Jakarta), yang meraih juara nasional 3 kali, kembali menunjukkan tajinya dan meraih gelar juaranya yang keempat tahun ini. GAZELLES tampil sangat apik, dari awal hingga akhir, dengan penguasaan teknik dasar yang baik, dan speed dan transisi yang ciamik. Kendati terkena total deduction 13 poin akibat lewat garis dan jatuh pyramid, namun GAZELLES masih unggul tipis di atas DAZZLE (SMA 47 Jakarta) di peringkat kedua.

JCC 2012

DAZZLE sendiri sebenarnya tampil dengan sangat baik. Deduction DAZZLE dalam kompetisi ini hanyalah 4 poin, sangat sedikit dibanding tim lainnya, yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan penampilan DAZZLE sangat minim cacat, hanya mungkin masih sedikit kurang baik untuk dapat mengungguli GAZELLES. Sekedar info, pelatih GAZELLES, kak Anon yang kini sudah berpindah tempat tinggal di Jerman, datang ke Jakarta 2 minggu sebelum JCC 2012, hanya untuk melatih tim-timnya yang akan tampil dalam kompetisi ini.

JCC 2012

Di peringkat ketiga, adalah BLITZER Sr dari SMA 2 Bekasi, yang kebetulan memiliki pelatih yang sama dengan DAZZLE. BLITZER sebenarnya tampil tidak dengan kekuatan maksimal, karena sedang terpecah konsentrasinya untuk mengikuti CAIOC di Tokyo Jepang, 2 minggu dari tanggal JCC.

JCC 2012

Di peringkat 4, 5 dan 6 secara berturut-turut adalah TCS (SMA 3 Cimahi), PHOENIX (SMA Gonzaga Jakarta), dan GLITZ (SMA 9 Bandung). TCS sendiri sebenarnya tampil dengan sangat cantik, sangat bersemangat, dengan teknik yang tidak buruk pula. Sayangnya waktu tampil TCS melebihi 3 menit, dan sesuai peraturan maka terkena deduction 10 poin. Ditambah pula ada yang melewati garis, dan beberapa deduction lainnya, sehingga total deduction untuk TCS adalah 19 poin. Sangat disayangkan sekali, karena sebenarnya TCS bisa meraih posisi ketiga atau bahkan kedua jika tidak terkena deduction. Namun kembali lagi, deduction adalah bagian dari kompetisi, dan sudah seharusnya menjadi sebuah strategi tersendiri yang harus dicermati oleh setiap tim.

JCC 2012

PHOENIX dari SMA Gonzaga Jakarta, sebenarnya juga merupakan pesaing ketat untuk gelar juara tahun ini. PHOENIX dikenal dengan sharpness-nya, dan teknik dasar yang diatas rata-rata tim SMA lainnya. Sayang sekali, setidaknya ada 3 kesalahan fatal saat penampilan mereka, yang membuat PHOENIX terlempar dari 3 besar dan harus puas dengan urutan kelima, dengan harapan agar dapat tampil lebih baik lagi tahun depan. GLITZ (SMA 9 Bandung) berhasil mencuri pehatian juri dan akhirnya berhasil keluar sebagai juara ke-6 dalam kategori ini.

JCC 2012

Di kategori Umum, tim GRAZER ONE mengundurkan diri, sehingga akhirnya hanya 2 tim dalam kategori ini. Uniknya, yang satu adalah tim ALL-GIRL, yakni REDNAILS dari Jakarta, dan yang satu lagi adalah ALL BOYS, yakni tim PIRATES dari Bandung. PIRATES akhirnya berhasil mengungguli RED NAILS dan keluar sebagai juara pertama.

JCC 2012

Kategori Group Stunt All-Girl yang diikuti oleh 17 tim, berjalan cukup ketat, dengan perbedaan yang sangat tipis dari kualitas tim satu dan yang lainnya. Ini bisa dilihat dari hasil nilai, dimana juara 1 sampai 6 kategori ini hanya terpaut 6,5 poin! tim GRAZER ONE, yang kebetulan juga akan tampil di CAIOC Tokyo, Jepang pada tanggal 19 Mei, akhirnya keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh group stunt BLITZER dan PKC di posisi kedua dan ketiga. Juara bertahan tahun lalu, RED NAILS, yang sebenarnya cukup diunggulkan untuk menjuarai kembali kategori ini, akhirnya harus puas di posisi ke-6, setelah melakukan setidaknya 2 kesalahan fatal dalam penampilan mereka.

JCC 2012

Di kategori Group Stunt Mixed, suasana Hall Basket STC Senayan tidak berhentinya bergemuruh. Hal ini tidak lain karena 3 dari 4 tim yang tampil adalah tim-tim yang senior, yakni dari ICC All-Stars (dengan nama BIG METAL dan MINI METAL) dan Dreams All-Stars. Walaupun penilaian berjalan serius, namun kategori ini tampak hanya seperti pertandingan persahabatan antara DAS dan ICC All-Stars, karena semuanya tampil tanpa beban dan saling mendukung satu sama lain. Sementara tim lainnya, CALOSA, tampaknya masih terlalu lemah untuk ukuran tim Group Stunt Mixed, sehingga cukup jauh tertinggal dibanding ketiga tim tadi. Tim MINI METAL yang beranggotakan anggota tim Nasional Cheerleading Indonesia di HOng Kong, akhirnya keluar sebagai juara pertama, setelah tampil sangat bersih, dengan teknik yang sangat baik, dan diikuti oleh BIG METAL dan DAS di peringkat kedua dan ketiga.

JCC 2012

Dalam kesempatan ini, ICC juga memberikan anugrah COACH OF THE YEAR 2012 bagi pelatih O TWO, BLITZER dan DAZZLE, SILVIA WINDY, yang telah secara konsisten aktif dan berprestasi sepanjang tahun ajaran 2011/2012. Anugerah ini adalah penghargaan yang baru kali pertama ini diberikan, dan akan terus berlangsung untuk tahun-tahun berikutnya. Penghargaan ini diberikan kepada pelatih ICC, dengan sistem penilaian tersendiri, dimana poin diberikan untuk bila pelatih mengikuti kompetisi manapun, dan poin tambahan jika berhasil meraih 3 besar dalam kompetisi. Penghargaan yang sangat bergengsi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelatih, dimana pelatih dapat berpikir ekstra untuk menyusun program latihan mereka, agar tim yang dilatih dapat aktif bertanding sekaligus menimba pengalaman sepanjang tahun, bukannya sibuk berlatih dan hanya fokus untuk JCC/NCC saja. Pada dasarnya, setiap ekstrakurikuler, termasuk Cheerleading, mempunyai tujuan akhir untuk dapat meraih prestasi, dan membanggakan almamaternya, sehingga terus mendapat dukungan dari orang tua murid maupun pihak sekolah. Maka dari itu sangat diharapkan agar setiap pelatih senantiasa mengupayakan agar tim-nya tampil dalam setiap kompetisi yang digelar sepanjang tahun.

JCC 2012

Secara keseluruhan, JCC 2012 berlangsung dengan sangat rapi, dengan tanpa keterlambatan waktu sedikitpun dari jadwal. Penonton dan peserta pun terorganisir dengan sangat rapi. Kendati venue JCC 2012 tidak begitu besar, namun strategi panitia untuk “menggilir” kategori, tampaknya cukup berhasil, dimana hasil tiap kategori langsung diumumkan setelah kategori tersebut berakhir, sehingga sebagian peserta dan penonton yang telah selesai dapat pulang tanpa menumpuk di venue hingga seluruh rangkaian acara berakhir jam 6 sore.

JCC 2012

Secara kualitas, tidak diragukan lagi terus mengalami peningkatan, sejak diadakannya NCC pertama kali tahun 2008 yang lalu. Tampak makin banyak tim yang mengerti dan mampu menunjukkan pentingnya penguasaan basic skills/teknik dasar Cheerleading, bukannya berfokus pada penampilan yang “spektakuler” tanpa didukung teknik yang baik. Safety, harus menjadi pertimbangan utama bagi setiap pelatih dalam menyusun rutin bagi tim-nya.

JCC 2012

Sekali lagi ingat, tim yang paling bagus bukanlah yang paling heboh atau paling sulit, melainkan yang mempunya penguasaan teknik paling baik, dan tampil rapi secara keseluruhan. Dan sudah terbukti, tim-tim seperti inilah yang akhirnya sukses dalam JCC 2012 kali ini. Perlu diketahui, dalam JCC maupun setiap kompetisi yang diselenggarakan oleh ICC, hasil nilai dewan juri TIDAK PERNAH didiskusikan kembali. Nilai dari setiap form juri langsung ditotal dan langsung diumumkan tanpa didiskusikan kembali oleh dewan juri. Belum lagi ditambah sistem “nilai maksimal dan minimal” dari 5 juri dikeluarkan dari penghitungan, sehingga tidak membuka celah untuk adanya subjektifitas dan kecurangan dalam bentuk apapun. ICC merasa sangat penting untuk memberitahukan tentang hal ini, mengingat kami masih mendapati adanya beberapa kompetisi, terutama di daerah, dimana hasil penilaian juri selalu didiskusikan kembali, dan pada akhirnya pemenang ditentukan dari “hasil diskusi”, bukannya “hasil penilaian”, dan hal ini sudah tentu sangat bias dan penuh unsur subjektifitas.

JCC 2012

Bersama ini pula, segenap panitia JCC 2012 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi para peserta, penonton, pihak manajemen STC Senayan, serta semua pihak yang menjadi bagian dari JCC 2012. Dengan kebesaran hati pula kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala salah kata, tindakan, dan perbuatan yang mungkin terjadi dalam JCC 2012 ini.
Sampai jumpa di NCC 2013 yang akan jauh lebih akbar!!

Nama Event:
Jakarta Cheerleading Championship 2012

Tempat dan Waktu:
Minggu, 6 Mei 2012, jam 10.00 – 17.00
di Senayan Trade Center (STC), Senayan, Jakarta

Total Peserta:
1. Kategori Cheerleading Tingkat SD – 3 Tim
2. Kategori Cheerleading Tingkat SMP – 13 tim
3. Kategori Cheerleading Tingkat SMA – 32 Tim
4. Kategori Cheerleading Tingkat Umum – 3 tim
5. Kategori Group Stunt All-Girl – 17 tim
6. Kategori Group Stunt Mixed – 4 tim

Juri:
1. Ms. Ayako Kitano (Foundation of Japan Cheerleading Association)
2. Ms. Ai Hasegawa (Foundation of Japan Cheerleading Association)
3. Mr. Oki Trihartomo (ICC President)
4. Mr. Vincent Fok (Federation of Cheerleading Singapore)
5. Ms. Larasati (Member of Indonesia National Cheerleading Team)

Untuk melihat hasil lengkap JCC 2012, silahkan lihat disini:

http://indonesiancheerleading.com/2012/05/08/hasil-lengkap-jcc-2012/

Untuk melihat foto-foto dan video JCC 2012, bisa dilihat di Facebook ICC:

http://www.facebook.com/indonesian.cheerleading

Use Facebook to Comment on this Post

1 Comments For This Post

  1. arjuna Says:

    NCC :(